RAPAT KOORDINASI TIM POKJA IDI TAHUN ANGGARAN 2021

Sumber Gambar :

Serang – Senin, 20 September 2021 Pukul 08.30 WIB s.d. selesai Badan Kesbangpol Provinsi Banten melalui Subid Pendidikan Budaya Politik, Bidang Fasilitasi Pembinaan Politik menggelar Rapat Koordinasi Pokja IDI TA. 2021 bertempat di Aula Lt. 2 Badan Kesbangpol Provinsi Banten, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B) Jl. KH. Syech Nawawi Al-Bantani Palima – Serang.

Rakor dibuka langsung oleh Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Banten Drs. Ade Ariyanto, M.Si. Dalam sambutannya beliau menyampaikan secara publikasi, Indeks Demokrasi Indonesia memang belum di-release oleh Badan Pusat Statistik. Namun demikian, BPS telah meng-update data terkait IDI tahun 2021 per tanggal 18 Agustus 2021, ini dapat kita lihat pada tabel statistik terbaru di website resmi BPS Provinsi Banten.

Alhamdulillah, IDI Banten tahun 2020 mencapai angka 75,80 dalam skala 0 sampai 100. Angka ini mengalami peningkatan dibandingkan dengan tahun 2019 yang capaiannya sebesar 72,60. Meskipun mengalami peningkatan, namun capaian kinerja demokrasi tersebut masih berada pada kategori ”sedang”. Sebagaimana kita maklumi bersama, untuk kategori “baik” itu di angka 80-100. Pada IDI 2020 terdapat lima provinsi yang masuk dalam kategori baik, yaitu:  1. DKI Jakarta 2. Gorontalo 3. Kalimantan Timur 4. Di Yogyakarta 5. Kalimantan Barat.

IDI Banten tahun 2020 naik kini berada di peringkat 14 nasional, dari sebelumnya di peringkat 24 nasional.

Pada awal mula dihitung tahun 2009, capaian IDI Banten hanya sebesar 67,98. Angka ini terus mengalami perubahan hingga mencapai momen tertingginya pada tahun 2014 sebesar 75,50. Alhamdulillah, capaian IDI Banten tahun 2020 yakni 75,80 merupakan capaian tertinggi semenjak tahun 2009.

Fluktuasi angka IDI adalah cerminan situasi dinamika demokrasi di Banten. IDI sebagai sebuah alat ukur perkembangan demokrasi yang khas indonesia, memang dirancang untuk sensitif terhadap naik turunnya kondisi demokrasi. IDI disusun secara cermat berdasarkan kejadian (evidence-based) sehingga potret yang dihasilkan merupakan refleksi realitas yang terjadi.

Rakor yang digelar tetap dengan menggunakan protokol kesehatan yang dihadiri peserta dari Kelompok Kerja Pengembangan Demokrasi Provinsi Banten, OPD terkait dan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten/Kota se-Provinsi Banten, dengan menghadirkan Narasumber dari Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Banten Drs. Ade Ariyanto, M.Si, Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Banten Ir. Adhi Wiriana M.Si, Akademisi UNBAJA Serang H. Toni Anwar Mahmud, S.Sos, M.Si, dan Kabid Fasilitasi Pembinaan Politik pada Badan Kesbangpol Provinsi Banten Gustiawan, S.IP, M.Si.

Adapun maksud dan Tujuan Rakor tersebut adalah sebagai langkah upaya optimalisasi Peran dan Fungsi keanggotaan Kelompok Kerja Pengembangan Demokrasi Provinsi Banten dengan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten/Kota se-Provinsi Banten serta Membangun kesamaan visi, persepsi dan sinergitas sesama keanggotaan Kelompok Kerja Pengembangan Demokrasi Provinsi Banten dengan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten/Kota se-Provinsi Banten dalam rangka Penyusunan IDI.


Share this Post