Pembinaan Pembauran Kebangsaan di Aula Kecamatan Mandalawangi
Sumber Gambar :Kabupaten Pandeglang-Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Pandeglang, mengajak masyarakat untuk tetap menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.
Sebab, dengan keberagaman sangat tidak mungkin memicu konflik di tengah masyarakat.
Kepala Badan Kesbangpol Pandeglang, Entus Bakti menyampaikan, menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) adalah kewajiban setiap warga negara.
"Pembinaan pembauran kebangsaan ini penting dilakukan, pertama tentu sebagai penyambung tali silaturahmi dan juga menjaga keutuhan NKRI. Saya harap peserta yang hadir di sini bisa memahami materi, menyampaikan kepada masyarakat serta mengamalkan nilai-nilai itu di tengah masyarakat," ujar Entus Bakti, saat membuka acara pembinaan pembauran kebangsaan di Aula Kecamatan Mandalawangi, Kamis (8/12) pagi.
Ia menjelaskan, sesuai Permendagri Nomor: 34 Tahun 2006 tentang Pedoman Penyelenggaraan Pembauran Kebangsaan di Daerah, hingga tingkat kecamatan dan desa harus membuat Forum Pembauran Kebangsaan (FPK).
"Kami mengajak seluruh elemen utk kembali mengaktifkan FPK. Nantinya FPK ini menjadi wadah bagi masyarakat, di mana salah satunya adalah untuk menampung aspirasi. Tentunya FPK ini diharapkan bisa ikut menjaga kondusifitas wilayah serta menjaga keutuhan bangsa dan negara," bener mantan Camat Mandalawangi ini.
Kata Entus, FPK tingkat kecamatan diketuai oleh camat dan FPK tingkat desa/kelurahan diketuai oleh kepala desa/lurah. Dalam pelaksanannya, FPK ini banyak melibatkan masyarakat dan pemerintah berperan sebagai fasilitator.
"FPK ini ending-nya setelah dibentuk adalah sebagai wadah aspirasi masyarakat, khususnya kesamaan kepentingan masyarakat," kata dia.