GERAKAN NASIONAL REVOLUSI MENTAL (GNRM) ANGKATAN V

Sumber Gambar :

Lebak-Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Banten melaksanakan kegiatan Gerakan Revolusi Mental (GNRM) Angkatan V di Universitas La Tansa Mashiro Lebak Kamis, (28/07/2022). Revolusi Mental merupakan suatu tekad politik yang mendasar dan bersifat paradigmatik yaitu ingin membongkar dan mengadakan perubahan paradigma pembangunan lama  menjadi paradigma pembangunan sosial yang lebih baik dengan landasan pemikiran  pada Trisakti yakni Berdaulat dalam Politik, Berdikari dalam Ekonomi, Berkarakter. Penyelenggaraan kegiatan ini didasari untuk meningkatkan kualitas kehidupan sosial-budaya yang secara sosiologis mencakup aspek struktural, kultural dan prosesual. Tiga nilai utama yang dikembangkan sebagai pengungkit revolusi mental adalah integritas (jujur, dipercaya, berkarakter, tanggung jawab), etos kerja (kerja keras, berdaya saing, optimis, inovatif, dan produktif), dan gotong royong (kerjasama, solidaritas, komunal, berorientasi pada kemaslahatan). Gerakan revolusi mental itu sendiri memiliki 8 prinsip, yaitu (1) berfokus pada gerakan sosial untuk mendorong kemajuan indonesia; (2) ada tekad politik untuk menjamin kesungguhan pemerintah; (3) harus bersifat lintas sektoral; (4) kolaborasi antara pemerintah, masyarakat sipil, sektor privat, dan akademisi; (5) diawali oleh program pemicu untuk mengubah perilaku masyarakat secara konkret dan cepat; (6) desain program harus user friendly, populer, menjadi bagian dari gaya hidup, dan sistematik holistik; (7) nilai-nilai yang dikembangkan bertujuan mengatur kehidupan sosial (moralitas publik) dan bukan mengatur moralitas privat; (8) dampaknya dapat diukur. Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa/mahasiswi dari Universitas La Tansa Mashiro Lebak dan menghadirkan Narasumber dari  Kepala Badan Kesbang dan Politik Provinsi Banten, Kabid Bina Ideologi dan Wawasan Kebangsaan, Rektor Universitas La Tansa Mashiro Lebak dan Dr. Soleh Hidayat (Akademisi).


Share this Post