Debat Perdana Cawalkot Cilegon, Ratu Ati-Sokhidin Tawarkan Pemanfaatan Limbah Industri untuk Warga

Sumber Gambar :

TRIBUNBANTEN.COM, KOTA CILEGON - Pasangan nomor urut dua Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Cilegon, Ratu Ati Marliati-Sokhidin berjanji memaksimalkan limbah industri agar meiliki nilai jual dan ditujukan untuk kesejahteraan warga Kota Cilegon.

Ratu Ati mengatakan, jika dikehendaki dan sesuai perundang-undangan, dirinya kelak terpilih akan mengeluarkan kebijakan pemanfaatan limbah industri.

Ratu Ati Marliati yang juga calon petahana menyatakan langkah itu semata untuk membantu meningkatkan pendapatan ekonomi warga sekitar industri.

"Dan tentunya kami akan menggunakan regulasi terkait limbah industri yang ada. Kalau limbah itu menyebabkan polusi kepada masyarakat Kota Cilegon, tentunya kami akan berikan sanksi kepada industri itu sendiri," kata Ratu Ati Marliati dalam debat yang disiarkan langsung di iNews Tv (Sabtu (21/11/2020).

Sementara itu, pendamping Ratu Ati Marliati, Sokhidin mengatakan limbah industri di Kota Cilegon tidak ada yang tidak memiliki nilai ekonomis bagi masyarakat.

Menurutnya, selama ini hasil limbah tersebut hanya dirasakan oleh beberapa kelompok tanpa melibatkan warga sekitar industri.

Jika kelak terpilih, Sokhidin meyakinkan pihaknya akan membentuk UMKM dan pemerintah daerah berbasis teknologi untuk mengolah limbah industri agar memiliki nilai ekonomis.

"Yang bermanfaat akan menjadi ladang pendapatan bagi pemerintah dan juga masyarakat. Kami mempunyai 9 program sukses terkait dengan limbah yang ada dapat menyerap tenaga kerja dan kami berharap ini menjadi ekonomi kreatif bagi masyarakat," kata dia.

Pada 9 Desember 2020, ada empat pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Cilegon yang akan dipilih warga Kota Cilegon. Keempatnya adalah:  

Nomor urut 1: Ali Mujahidin-Firman Mutakin

Nomor urut 2: Ratu Ati Marliati-Sokhidin

Nomor urut 3: Iye Iman Rohiman-Awab

Nomor urut 4: Helldy Agustian-Sanuji Pentamarta

 

Sumber : Tribunbanten.com


Share this Post