• Friday, 15 October 2021
  • INFO TERKINI

    KEPALA BADAN KESBANGPOL PROVINSI BANTEN MEWAKILI GUBERNUR BANTEN MENJADI KEYNOTE SPEAKER DALAM KEGIATAN FGD


    Serang - Kamis, 30 September 2021 pukul 09.30 -16.00 WIB bertempat di Hotel Mercure Alam Sutera, Jalan Alam Sutera Boulevard Tangerang Selatan, Mewakili Gubernur Banten, Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Banten Drs. Ade Ariyanto, M.Si hadir dan menjadi Keynote Speaker dalam kegiatan Focus Group Discussion (FGD) menghadapi Problem Overcrowded, Koordinasi dan Kerjasama antara Kepolisian, Kejaksaan dan Pemasyarakatan yang diselenggarakan oleh Komisi Nasional Hak Asasi Manusia Republik Indonesia yang berkantor pusat di Jl. Latuharhary No. 48, Menteng, Jakarta Pusat.
     
    Gubernur Banten dalam sambutannya yang dibacakan oleh Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Banten menerangkan berdasarkan data dari Kanwil Kementerian Hukum dan HAM Provinsi Banten, per tanggal 28 September 2021 bahwa:
    - jumlah napi dan tahanan se-Banten sebanyak 10.368 orang sementara jumlah kapasitas lapas dan rutan adalah 5.137 orang, jika kita persentasekan terdapat overkapasitas atau overcrowded sebesar 102%
    - UPT pemasyarakatan se-Banten terdiri dari : 8 Lapas narapidana, 1 LPKA khusus anak, 3 Rutan tahanan, 3 Bapas klien pemasyarakatan dan 1 Rupbasan benda sitaan.
     
    Sejauh ini pemerintah Provinsi Banten terus mendorong daerahnya untuk mewujudkan penegakan dan pemajuan HAM di wilayah kabupaten/kota masing-masing. Apresiasi setinggi-tingginya kepada pemerintah daerah Kabupaten/Kota di Banten, yang mampu meningkatkan dan mempertahankan penegakan HAM di wilayahnya sebagai salah satu komitmen pelindungan dan pelayanan kepada masyarakat.
     
    Hal ini dibuktikan dengan penghargaan yang dianugerahkan oleh Menteri Hukum dan HAM RI kepada Pemerintah Provinsi Banten 3 tahun berturut-turut (2018, 2019, dan 2020) bahwa Banten sebagai pembina Kabupaten/Kota peduli hak asasi manusia.
     
    Ini harus kita jadikan motivasi atau support sistem agar tanpa henti dan terus meningkatkan pengabdian dan pelayanan kita kepada masyarakat, khususnya penegakan dalam HAM. Jangan biarkan masyarakat merasa tak dilindungi atau terabaikan haknya oleh pemerintah.
     
    Dalam rangkaian peringatan hari Bhakti Pemasyarakatan ke-57 tahun 2021, yang bertajuk "Menuju 57 tahun Pemasyarakatan" yang digelar di Ballroom JS Luwansa Hotel, Jakarta pada 26 April 2021, Direktorat Jenderal pemasyarakatan memberikan penghargaan kepada unit pelaksana teknis pemasyarakatan dan petugas pemasyarakatan berprestasi sebagai apresiasi atas kinerja, dedikasi, komitmen dan integritas dalam memajukan pemasyarakatan Indonesia.
     
    Kita patut berbangga, 2 UPT pemasyarakatan di lingkungan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Banten, berhasil menyabet 3 penghargaan. penghargaan diraih rutan kelas I Tangerang sebagai terbaik I dalam penyelenggaraan makanan bagi narapidana/tahanan dan anak se-Indonesia tahun 2021, dan lapas kelas III rangkasbitung sebagai terbaik III di kategori yang sama. dan penghargaan terbaik I kategori layanan kerjasama bagi lapas kelas III Rangkasbitung. penghargaan diberikan secara langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan, Mahfud MD.
     
    Penghargaan ini adalah motivasi bagi seluruh jajaran di lingkungan Kanwil Kemenkumham Banten untuk menjadi lebih baik lagi. Tetaplah semangat bekerja penuh dedikasi, berkomitmen menjaga integritas moral, serta berkeyakinan untuk membangun pemasyarakatan yang lebih baik.
     
    Kegiatan ini dilakukan dalam bentuk Diskusi Kelompok Terfokus, khusus membicarakan persoalan overcrowded dengan menghadirkan pihak-pihak yang berkepentingan, dengan tujuan :
    - Memahami tali temali persoalan overcrowded di rutan dan lapas.
    - Memfasilitasi dialog antara Kepolisian, Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta dan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan dalam penanganan permasalahan overcrowded tempat-tempat penahanan.
    - Mensosialisasikan pencegahan penyiksaan khususnya di ruang-ruang tahanan.
    - Melibatkan Pemerintah Daerah dalam persoalan tata kelola tempat penahanan.
     
    Sebagai Keynote Speaker ke dua yaitu Sandrayati Moniaga, Komisioner Komnas HAM/Koordinator KUPP.
    Paparan Narasumber terdiri dari:
    1. Anggota Ombudsman RI
    2. Kepala Kanwil Kementerian Hukum dan HAM Provinsi Banten
    3. Kapolda Metro Jaya
    4. Kepala Kejaksaan Tinggi Provinsi Banten
    5. Bupati Tangerang.
     
    Adapun sebagai Peserta Aktif antara lain dari Ketua Komnas Perempuan, Komisioner Komnas Perempuan, Wakil Ketua KPAI, Komisioner KPAI, Wakil Ketua LPSK dan Plt. Kepala Biro Dukungan Pemajuan HAM.

    Jadwal Sholat


    Prakiraan Cuaca


    Twitter


    Facebook