• Wednesday, 21 October 2020
  • INFO TERKINI

    KETUA KPU BANTEN SAMPAIKAN KESIAPAN PENYELENGGARAAN PEMILIHAN SERENTAK 2020


    Pada hari Rabu (09/09) pukul 09.00 WIB bertempat di salah satu hotel di Kota Serang, Ketua KPU Provinsi Banten menjadi narasumber dalam acara Focus Group Discussion (FGD) Bersama Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, dan Organisasi Masyarakat (Ormas) Dalam rangka menjaga situasi Kamtibmas Yang Kondusif  jelang pelaksanaan Pilkada Serentak tahun 2020 di wilayah Hukum Polda Banten.
    Acara yang digelar oleh Polda Banten tersebut juga dihadiri narasumber Ketua Bawaslu Provinsi Banten.
    Forum Group Discussion (FGD) tersebut dibuka langsung oleh Waka Polda Banten Brigjen Pol Drs. Wirdhan Denny, M.M.,M.H,.
    Waka Polda Banten Brigjen Pol Drs. Wirdhan Denny, M.M.,M.H,. Mengatakan bahwa Pilkada serentak tahun 2020 ini di wilayah hukum Polda Banten diikuti oleh tiga daerah. Namun Pilkada tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, mengingat Negara kita dilanda permasalahan pandemi covid-19.
    “Pada tahun 2020 ini di wilayah hukum Polda Banten yang menyelenggarakan Pilkada Serentak ada tiga daerah, yaitu Kabupaten Serang, Kabupaten Pandeglang dan Kota Cilegon. Dan Pilkada tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, mengingat pemilihan kepala daerah tahun ini syarat akan kerawanan Kamtibmasnya. Di samping persaingan politik yang begitu sengit, kondisi pandemi covid-19 yang rawan akan penyebaran secara masif pada setiap tahapan Pilkada,” ujar Wirdhan Denny.
    Dan terkait situasi pandemi covid-19 tersebut, Wirdhan Denny menghimbau kepada penyelenggara pemilu dan masyarakat agar memperhatikan protokol kesehatan.
    “Untuk itu saya menghimbau kepada pihak penyelenggara pemilu dan masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan dengan selalu memakai masker, sering mencuci tangan dan menjaga jarak aman. Sehingga kita bisa terhindar dari penularan Covid-19,” imbuh Wirdhan Denny.
     Ketua KPU Provinsi Banten Wahyul Furqon dalam paparannya menjelaskan bahwa penyelenggaraan Pemilihan Serentak tahun 2020 di masa pandemi adalah merupakan keputusan politik antara Pemerintah, DPR, dan penyelenggara pemilu.
    "KPU telah membuat regulasi yang mengatur penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah dimasa Pandemi Covid19, yakni melalui Peraturan KPU Nomor 6 tahun 2020 yang telah diubah dengan Peraturan KPU Nomor 10 tahun 2020. Peraturan tersebut menjadi panduan bagi penyelenggara pemilu, peserta pemilu,  pemilih serta semua pihak untuk menerapkan protokol pencegahan Covid19, dengan panduan regulasi tersebut KPU siap melaksanakan penyelenggaraan Pemilihan Serentak tahun 2020", terang Wahyul Furqon.
    "Semua tahapan penyelenggaraan menerapkan protokol pencegahan Covid19, seperti kemarin tahapan Coklit, PPDP sebelum turun kelapangan dilakukan rapid test, menggunakan APD, berupa masker dan face shield serta menggunakan hand sanitizer. Pada saat Pendaftaran calon, KPU melakukan pembatasan orang yang bisa masuk dalam ruangan rapat, dan nanti saat kampanye KPU membatasi jumlah peserta untuk pertemuan terbatas dan tatap muka sebanyak 50 orang dan kampanye rapat umum sebanyak 100 orang", imbuh Wahyul Furqon.
    Pada kesempatan tersebut Wahyul Furqon juga mengajak semua pihak baik penyelenggara pemilu, peserta pemilu, pemilih dan semua pihak untuk menjalankan protokol pencegahan covid19 agar pemilihan serentak tahun 2020 tidak menghasilkan cluster baru penyebaran Covid19. 


    Jadwal Sholat


    Prakiraan Cuaca


    Twitter


    Facebook